Tunjukan Tren Positif, Biaya Syariah Bank Sumsel Babel Naik 15,7%

Jakarta – Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan juga Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel), Achmad Syamsudin mengungkap bahwa perkembangan bidang serta sektor ekonomi syariah sudah ada sangat baik. Khususnya ke 2023.
Ia mengatakan, tahun berikutnya sektor ekonomi syariah bertambah 3,93% yang tersebut didukung oleh sektor unggulan terkait Halal value chain sebesar 32%, seperti pertanian, makanan dan juga minuman halal, pariwisata serta juga fesyen muslim.
“Secara keseluruhan perkembangan keuangan syariah pada 2023 menunjuk ke arah positif dengan adanya beragam inovasi,” ujar Achmad di Sharia Economic Forum, Selasa, (3/9/2024).
Menurut Achmad, tren positif yang disebutkan tidak ada lepas dari tumbuhnya kesadaran masyarakat akan keuangan syariah. Ia menilai, pada waktu ini sudah ada banyak warga di Nusantara yang mulai mengenali pentingnya menggunakan jasa keuangan syariah.
Ekonomi syariah dalam Sumsel Babel sendiri lanjutnya didukung kuat oleh belanja pemerintah juga juga sektor pertanian. Sehingga memberikan kontribusi cukup besar terhadap perkembangan sektor ekonomi daerah.
Tidak heran jikalau pada triwulan I 2024, pembiayaan syariah di dalam Bank Sumsel Babel bertambah 15,71%, atau meningkat signifikan apabila dibandingkan dengan periode serupa tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan ekonomi keseluruhan menujukan pondasi kuat. Pertumbuhan ekonomi syariah (Sumsel Babel) terus meningkat khususnya didorong sektor makanan, minuman halal juga sektor pertanian. Karena kami di dalam 2 provinsi ini kuat,” jelasnya.
Next Article Live Now! OJK Hingga Lembaga Keuangan Buka-Bukaan Kans Sektor Bisnis Syariah RI
Artikel ini disadur dari Tunjukan Tren Positif, Pembiayaan Syariah Bank Sumsel Babel Naik 15,7%




