Mobil Listrik Jetour Zongheng Bisa Jadi Perahu

BEIJING – Jetour melakukan gebrakan dengan memperkenalkan jajaran SUV yang tersebut diberi nama Zongheng. Model ini akan tersedia di versi plug-in hybrid (PHEV) kemudian listrik range extender (EREV). Menariknya, mobil ini mampu berjalan dalam air layaknya perahu.
Melansir Carnewschina, pada saat ini Jetour merambah segmen offroad pasca mendapat sambutan positif di dalam negeri tirai bambu sejak meluncur pada 2018. Mengusung konsep travel, model ini juga diciptakan untuk mempermudah penggunanya ketika bertualang.
Zongheng akan mengadopsi dua varian sistem penggerak yang mana akan ditawarkan ke konsumen. Pertama adalah PHEV (hybrid paralel) yang disebut CDM-O. Varian ini menggunakan mesin bensin, turbo, 2.000 cc, dengan tenaga 208 hp.
Mobil ini juga mempunyai motor listrik bertenaga 300 kW di dalam as roda belakang dengan tenaga 402 hp. Model yang digunakan akan mengadopsi mesin PHEV ini adalah Zongheng G700 serta F700 dengan model pikap.
Mesin listrik dengan model EREV juga akan ditawarkan terhadap konsumen. Pengajaran teknologi extended range tetap memperlihatkan mengandalkan mesin pembakaran dalam. Tetapi, itu hanya saja berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai.
Pada Jetour Zongheng dengan mesin EREV menggunakan istilah CEM-O. Varian ini menawarkan generator 2.000 cc dengan daya 155 kW yang menyalurkan daya ke sel dan juga motor listrik.
Sistem penggerak CEM-O mengadopsi empat motor listrik dengan daya puncak 1.200 kW (1.572 hp). Sebagai perbandingan, motor listrik SUV Yangwang U8 dari merek kompetitor, BYD, belaka menghasilkan kembali daya 880 kW (1.180 hp), yang berarti tenaganya lebih banyak besar.
Baik sistem penggerak CDM-O maupun CEM-O menggunakan sistem tegangan tinggi 800V. Berkat arsitektur ini, sel Jetour Zongheng dapat menyokong pengisian daya 6C.
Teknologi ini menyebabkan elemen penyimpan daya dapat diisi daya dengan daya enam kali lipat kapasitasnya. Hasilnya, akumulator dapat diisi daya dari 20 persen hingga 80 persen pada waktu enam menit.
Ketiga model miliki konsep yang berbeda. Untuk varian Zongheng G700 miliki tampilan yang dimaksud kokoh dengan kap mesin yang tinggi kemudian garis atap yang digunakan datar. Mobil ini merupakan SUV body-on-frame dengan panjang 5,1 meter.
Sementara Zongheng G900, merupakan SUV coupe off-road dengan sistem hybrid jarak sangat jauh bertenaga 1.572 hp. Selain itu, kendaraan ini dapat berenang hingga 40 menit, berkat standar IPX8.
Menurut informasi, G900 memiliki motor yang mana dikembangkan secara mandiri lalu dirancang khusus untuk fungsi berenang. Hasilnya, mobil SUV unik ini diklaim dapat berenang dengan kecepatan 8,5 km/jam.




