Jajaran Direktur Baru Bank Woori Saudara di area RUPST 2025

JAKARTA – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) mengumumkan tiga direktur baru di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024, Rabu (26/3/2025). Dalam RUPST tersebut, BWS mengumumkan 3 orang calon Direktur Baru yakni Akhmad Syailendra Hidayat, Irzal Yulian Pribadi, kemudian Makhrizal Siregar, yang efektivitasnya menanti persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui tes kemampuan serta kepatutan.
Irzal Yulian Pribadi, yang digunakan baru bergabung dengan BWS pada 2020 sebagai Kepala Divisi Manajemen Treasury, sebelumnya berkarir pada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) sebagai Kepala Derivatif.
Susunan komite komisaris kemudian direksi BWS yang digunakan baru mencakup: Arief Budiman, Presiden Komisaris, Kim Eungchul, Presiden Direktur, kemudian Akhmad Syailendra Hidayat, Irzal Yulian Pribadi, Makhrizal Siregar sebagai direktur baru.
Di berada dalam dinamika perekonomian yang dimaksud terjadi di dalam Indonesia maupun dunia sepanjang tahun 2024, BWS tetap memperlihatkan mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rupiah 516,13 miliar.
Penyaluran kredit BWS berhasil bertambah sebesar 6,47% menjadi Rp46,08 triliun, meningkat dari Rp43,27 triliun pada tahun 2023. Standard kredit masih terjaga dengan baik, tercermin dari rasio NPL sebesar 1,28%, berjauhan di area bawah batas maksimal yang ditetapkan oleh regulator.
Peningkatan kinerja juga dapat dilihat dari sisi penghimpunan dana. Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tersebut berhasil dikumpulkan BWS meningkat 2,42% menjadi Rp31,94 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. BWS membukukan peningkatan aset yang solid sebesar 7,13% menjadi Rp58,73 triliun.
Dari sisi ekuitas turut menguat signifikan sebesar 34,15% menjadi Rp13,78 triliun, selain lantaran performa tetapi juga dipengaruhi oleh proses HMETD IV yang tersebut diadakan pada tahun lalu. Untuk permodalan, performa yang digunakan baik juga ditunjukkan dengan kenaikan modal inti sebesar 27,6% menjadi Rp11,6 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.
Kinerja positif BWS juga tercermin dari rasio keuangan utama yang terjaga dengan baik, pada antaranya CAR sebesar 31,09%, dan juga ROA lalu ROE masing-masing sebesar 1,16% juga 4,77%. Ke depannya, BWS berikrar untuk terus meningkatkan kekuatan kinerja perusahaan utama guna memacu pencapaian laba yang digunakan optimal.
Bank juga akan mengakselerasi peningkatan aset yang mana sehat, didukung dengan peningkatan dana diskon (CASA) untuk menopang pengembangan bisnis. Selain itu, pengembangan pada layanan digital banking akan terus ditingkatkan melalui pengayaan ciri yang digunakan mampu mengakomodasi keperluan pengguna yang tersebut semakin beragam.




