LG Meluncurkan Teknologi AI DD 2.0, Mesin Cuci dengan Teknologi Artificial Intelligence

JAKARTA – Memasuki kuartal terakhir tahun ini, brand perangkat elektronik dengan syarat Korea Selatan LG meluncurkan LG Washing Machine Kecerdasan Buatan DD 2.0. Peluncuran barang inovatif di area jajaran mesin cuci kategori bukaan depan (front load) ini sangat istimewa. LG Washing Machine Kecerdasan Buatan DD 2.0 yang mana diresmikan pada September lalu pada pameran tahunan bagi item inovatif, IFA 2024 ini memiliki bodi yang sangat dari kesan bongsor meskipun menyebabkan kapasitas besar, bahkan dibandingkan mesin cuci dengan kapasitas di dalam bawahnya.
Lee Taejin, President of LG Electronics Indonesia, menjelaskan, LG Washing Machine Kecerdasan Buatan DD 2.0 memang benar dirancang untuk menjawab harapan banyak orang akan keinginan sebuah mesin cuci dengan kapasitas besar, namun tak mensyaratkan ruang lapang pada penempatan.
“Tubuh LG Washing Machine Teknologi AI DD 2.0 yang dimaksud memang sebenarnya terlihat langsing ini tak lepas dari keberhasilan LG pada menciptakan tabung mesin cuci berukuran besar tanpa harus menambahkan dimensi mesin cuci itu sendiri,” kata Taejin.
LG Washing Machine Artificial Intelligence DD 2.0 lebih banyak menarik bukanlah semata-mata bentuknya yang tersebut kompak dengan desain minimalis, tapi juga pembaruan pada teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) guna menunjang performa tinggi di proses pencucian.
Bila pada generasi sebelumnya kemampuan sensor cerdas mesin cuci LG meliputi deteksi karakter material pakaian hingga tingkat kelembutannya, Kecerdasan Buatan DD 2.0 mempunyai peningkatan pada kemampuan mendeteksi kotoran yang mana melekat pada pakaian. Dengan kemampuan deteksi ini, mesin cuci LG Washing Machine Artificial Intelligence DD 2.0 melakukan pilihan pada siklus pencucian yang tersebut sesuai dengan keperluan untuk mengangkat kotoran tersebut.
Melengkapi kemampuannya pada merawat pakaian, LG mempertahankan penyelenggaraan 6Motion yang mana biasa ditemui di mesin cuci LG kategori premium. Inovasi di pencucian ini merupakan enam pola gerak pencucian yang tersebut inspirasinya berasal dari gerak mencuci pakaian dengan tangan.
“Pola pencucian beragam yang mana menyesuaikan karakter material pakaian ini mampu menurunkan kemungkinan kerusakan kain kemudian memperlama usia pakaian,” ujar Kim Nack Sun, Product Director Living of LG Electronics Indonesia, menambahkan.
Keistimewaan lainnya ada pada kemampuan mesin cuci ini menciptakan dan juga mempertahankan temperatur panas ketika proses pembersihan. Berkat kerja unik layanan LG Steam pada dalamnya, mesin cuci ini mampu menghasilkan kembali uap sekaligus mempertahankan suhu di kabin cuci pada tingkatan 60°C.
Dengan rancangan demikian, LG Washing Machine Teknologi AI DD 2.0 mampu mengurangi berbagai partikel merugikan kondisi tubuh seperti debu halus, tungau kemudian partikel lain yang dimaksud menyebabkan alergi.
Bukan sekadar klaim sepihak, untuk kemampuannya ini, pengembangan LG Steam sudah pernah mengantongi sertifikasi dari British Allergy Foundation (BAF), sebuah badan internasional berpusat dalam Inggris, yang dimaksud menaruh perhatian pada alergi lalu penanganannya melawan tingkat efektivitas pada mengeliminasi tungau dan juga berbagai allergen hingga 99.9%.




