Tak Ada Kata Terlambat, Ini adalah 10 Pengusaha Berhasil yang dimaksud Memulai Bisnis di dalam Usia 50 Tahun ke Atas

JAKARTA – Saat memasuki tahun baru, perjalanan waktu kerap kali menghadirkan refleksi tentang keuntungan yang dirasakan dari masa muda lalu tantangan di tempat usia tua. Namun, satu pelajaran bahwa berwirausaha tidak ada mengenal usia.
Di seluruh dunia, berbagai orang meluncurkan kegiatan bisnis yang dimaksud berprogres terpencil di tempat melawan usia 50 tahun dengan memanfaatkan pengalaman hidup, ketangguhan, dan juga tekad mereka. Dari tokoh-tokoh ikonik seperti Kolonel Sanders dari KFC hingga kisah-kisah sukses yang dimaksud tambahan baru juga terlokalisasi, usia sudah pernah terbukti tidak penghalang untuk berinovasi.
Berikut adalah 10 pelaku bisnis sukses yang digunakan memulai bisnis di tempat usia 50 tahun ke atas, menurut EU-Startups:
1. Kolonel Harland Sanders (KFC)
Pada usia 62 tahun, Harland Sanders mulai mengoperasikan restoran cepat saji yang digunakan sekarang terkenal dalam dunia, Kentucky Fried Chicken (KFC), dengan mewaralabakan resepnya pada waktu satu tahun. Setelah bertahun-tahun menjalani berbagai pekerjaan termasuk sebagai tukang mesin, masinis, juga salesman asuransi, Sander mulai mendapatkan popularitas lokal untuk resep ayamnya ketika bekerja di area sebuah stasiun layanan pada Kentucky, AS.
Setelah kebakaran menghancurkan stasiun tersebut, Sanders merancang kembali lokasi yang dimaksud sebagai motel juga restoran dengan 140 kursi pada tahun 1952. Pada 1964, KFC telah lama mengalami perkembangan menjadi lebih lanjut dari 600 lokasi, lalu Sanders mengedarkan perusahaan yang disebutkan seharga €1,9 juta, setara dengan €15,2 jt ketika ini. Saat ini, KFC miliki 18.800 gerai dalam 118 negara kemudian wilayah yang berbeda, dengan kapitalisasi lingkungan ekonomi sebesar €9,2 miliar.
2. Ray Kroc (McDonald’s)
Ray Kroc berusia 52 tahun pada waktu membuka waralaba McDonald’s pertamanya. Setelah puluhan tahun menjadi salesman yang mana mengedarkan gelas kertas juga mesin milkshake, ia menyadari peluang restoran hamburger kecil milik McDonald bersaudara.
Kroc akhirnya membeli perusahaan yang disebutkan pada usia 62 tahun serta mengubahnya menjadi kerajaan makanan cepat saji global. Saat ini, McDonald’s Corp mempunyai lebih tinggi dari 41.800 lokasi dalam lebih banyak dari 100 negara dengan kapitalisasi lingkungan ekonomi sebesar €176,2 miliar.
3. Bernie Marcus (The Home Depot)
Setelah dipecat pada usia 50 tahun dari posisinya sebagai direktur utama perusahaan perbaikan rumah Handy Dan, Bernie Marcus mendirikan The Home Depot. Dua toko pertama dibuka pada tahun 1979 di tempat Atlanta, Georgia, AS. Berbekal pengalaman ritelnya, ia membayangkan sebuah toko serba ada untuk keperluan perbaikan rumah. Meskipun sempat mengalami hambatan pada awal, termasuk aksi pemasaran yang tersebut salah dengan memberikan uang terhadap pejalan kaki secara acak untuk masuk ke di toko, Home Depot telah lama menjadi peritel terkemuka di dalam sektornya dengan kapitalisasi bursa sebesar €373,2 miliar.
4. Amadeo Giannini (Bank of America)
Amadeo Giannini memulai Bank of America pada usia 61 tahun di dalam tahun 1908. Dia bertujuan untuk menyediakan layanan perbankan bagi para imigran dan juga kelas pekerja, mengembangkan bank ini menjadi lembaga keuangan besar dengan pendapatan tahunan €82,2 miliar pada 2021, juga kapitalisasi pangsa ketika ini €326,4 miliar.
5. Arianna Huffington (The Huffington Post)
Jurnalis Arianna Huffington meluncurkan The Huffington Post pada usia 54 tahun di area tahun 2005. Setelah karir yang sukses dalam bidang penulisan serta politik, ia menciptakan situs berita juga blog, yang dimaksud menjadi outlet media yang mana signifikan kemudian kemudian diakuisisi oleh AOL pada tahun 2011 dengan nilai €304 juta. Pada tahun 2012, situs web ini menjadi perusahaan media digital Amerika Serikat pertama yang tersebut dijalankan secara komersial yang dimaksud meraih kemenangan Hadiah Pulitzer.
6. Peter Donnelly (Genomics plc)
Peter Donnelly mendirikan Genomics plc pada tahun 2014 pada usia 54 tahun, dengan memanfaatkan keahlian akademisnya sebagai profesor pada University of Oxford. Menyadari adanya kesenjangan antara kemajuan pada bidang genetika juga aplikasinya pada bidang kesehatan, Donnelly mendirikan Genomics untuk menjembatani kesenjangan ini. Organisasi ini mengembangkan analitik untuk data urutan genom, yang digunakan memungkinkan terobosan pada perawatan presisi kemudian penemuan obat. Dengan visi untuk pencegahan genomik-memberikan perawatan sebelum penyakit menyerang-Genomics telah dilakukan mengakumulasi €79,7 jt di enam putaran pendanaan.
7. Wally Blume (Denali Ingredients)
Wally Blume mendirikan Denali Ingredients pada tahun 1995, yang mana terkenal dengan es krim Moose Tracks, pada usia 57 tahun. Perusahaan ini ketika ini menawarkan tambahan dari 40 rasa kemudian memiliki perkiraan pendapatan tahunan sebesar €77 juta. Dengan pengalaman lebih banyak dari 20 tahun pada bidang susu, Blume memanfaatkan keahliannya juga istrinya untuk meraih kesuksesan di tempat sektor item susu.
8. Taikichiro Mori (Perusahaan Bangunan Mori)
Taikichiro Mori berusia 55 tahun ketika ia meninggalkan karier akademisnya sebagai profesor untuk memulai kegiatan bisnis real estat pada tahun 1959. Perusahaannya, Mori Building Company, menjadi kekuatan dominan di area sektor properti Jepang, pengembangan strategisnya di dalam distrik Minato Tokyo menyebabkan perubahan fundamental perkotaan yang dimaksud signifikan. Pada tahun 1990-an, Mori dinobatkan sebagai orang terkaya dalam dunia sebanyak dua kali, dengan kekayaan bersih sebesar €14,5 miliar yang tersebut dibangun sepenuhnya dari usaha real estatnya.
9. Lady Amanda Feilding (Beckley Psytech)
Pada tahun 2018, pada usia 76 tahun, Lady Amanda Feilding mendirikan Beckley Psytech untuk mengeksplorasi kemungkinan terapeutik psikedelik, yang secara khusus berfokus pada senyawa 5-MeO-DMT sebagai penyembuhan untuk kondisi kemampuan fisik mental seperti kecanduan lalu depresi. Berbekal pengalaman lebih tinggi dari 50 tahun pada penelitian psikedelik, Feilding sudah menulis lebih besar dari 50 publikasi yang dimaksud sudah ditinjau oleh rekan sejawat dan juga mendirikan Beckley Foundation, sebuah lembaga nirlaba yang didedikasikan untuk memajukan pemahaman ilmiah tentang psikedelik. Beckley Psytech telah dilakukan mengakumulasi €90 jt di tiga putaran pendanaan.
10. Dr Carmen Hijosa (Ananas Anam)
Carmen Hijosa mendirikan Ananas Anam pada tahun 2013, perusahaan pada balik Piñatex-tekstil berkelanjutan yang mana terbuat dari serat daun nanas. Berbekal pengalamannya yang digunakan luas di tempat bidang kulit, Dr. Hijosa mengembangkan sebuah alternatif ramah lingkungan yang telah terjadi digunakan oleh merek-merek fesyen ternama pada seluruh dunia. Inovasinya tiada cuma menawarkan unsur yang tersebut berkelanjutan, tetapi juga memberikan penghasilan tambahan bagi komunitas petani yang dimaksud terlibat pada budidaya nanas. Hingga tahun 2022, Adam sudah pernah mengoleksi pembangunan ekonomi sebesar €3,6 jt di delapan putaran pendanaan.
Sebuah laporan tahun 2009 dari Kauffman Foundation bahkan menyoroti bahwa kewirausahaan tidak ada terbatas pada kaum muda, dengan wirausahawan teknologi kelahiran Negeri Paman Sam yang dimaksud berusia lima puluhan meluncurkan perusahaan rintisan dengan kecepatan dua kali lipat dari rekan-rekan mereka itu yang dimaksud berusia awal dua puluhan.
Studi ini juga mengungkapkan bahwa 92% dari para pendiri mempunyai setidaknya peringkat sarjana, lalu banyak dari merekan yang dimaksud mengejar institusi belajar lanjutan, khususnya di dalam bidang bisnis. Hal ini menyoroti nilai dari pengalaman serta pembelajaran seumur hidup, lantaran individu kerap kali memanfaatkan keahlian yang digunakan telah mapan serta perkembangan karier untuk beralih ke peran wirausaha.
Semua ini menunjukkan bahwa tidak ada ada kata terlambat untuk mengejar ambisi kewirausahaan serta bergabung dengan daftar yang tersebut terus bertambah dalam Database EU-Startups. Dengan pengalaman lalu tekad, kesuksesan bisa jadi datang pada usia berapa pun.




