Rindu Mantan Istri, Bill Gates Akui Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagian

LONDON – Miliarder Bill Gates mengatakan menceraikan istrinya Melinda adalah sebuah kesalahan lalu ia menyesalinya bertahun-tahun kemudian.
Uang tiada dapat membeli kebahagiaan, begitulah pepatah terkenal, dan juga tampaknya pepatah itu mengandung banyak kebenaran setelahnya pendiri Microsoft, Gates, mengungkapkan pada sebuah wawancara bahwa perceraiannya adalah sebuah kesalahan.
Melinda French serta Gates bercerai pada tahun 2021. Mereka menikah pada tahun 1994, setelahnya bertemu pada tahun 1987 ketika Melinda mulai bekerja di area Microsoft.
Dalam pernyataan pada Mei 2021, merekan mengungkapkan bahwa “setelah banyak berpikir serta bekerja keras di hubungan kami, kami sudah menciptakan langkah untuk mengakhiri pernikahan kami”. Pada tahun 2024, Melinda juga mengundurkan diri dari Bill & Melinda Gates Foundation, yang tersebut dia dirikan bersama.
Namun, pada wawancara baru-baru ini dengan The Times , Gates menyatakan tentang perceraiannya: “Itu adalah kesalahan yang mana paling saya sesali”.
“Ada keajaiban tersendiri ketika menghabiskan seluruh hidup dewasa Anda dengan satu orang sebab kenangan dan juga kedalaman hal-hal yang telah dilakukan Anda lakukan serta memiliki anak bersama,” lanjut Gates.
“Ketika Melinda lalu saya bertemu, saya cukup sukses tetapi tiada terlalu sukses — itu terjadi selama kami bersama. Jadi, ia membantu saya melintasi berbagai hal. Ketika kami bercerai, itu sulit, lalu beliau menimbulkan kebijakan untuk meninggalkan yayasan — saya kecewa lantaran ia mengambil pilihan untuk pergi.”
Di antara berbagai kegagalannya, Gates mengklaim perceraian adalah “yang paling utama”, seraya menambahkan, “Perceraian itu sangat menyedihkan bagi saya kemudian Melinda setidaknya selama dua tahun”.
Hal ini terjadi setelahnya Gates mengecam pengaruh urusan politik Elon Musk juga penawaran pandangan sayap kanan yang dimaksud tak tahu malu menggunakan media media sosial miliknya juga berbagai cara lain sebagai “omong kosong yang tersebut gila”.
Di tempat lain, manusia bukanlah satu-satunya yang tersebut sanggup berpisah, dengan “perceraian” penguin yang terjadi pada tingkat yang mengkhawatirkan.




