Jay Idzes, Pemimpin Sejati yang tersebut Dituntun Naluri

Thom Haye memberikan pujian setinggi langit terhadap rekan setimnya di area Timnas Indonesia , Jay Idzes . Dalam podcast terbarunya, gelandang Almere City itu menyatakan bahwa Idzes memiliki karakter kepemimpinan yang digunakan sangat alami dan juga cocok untuk menjadi kapten Skuad Garuda.
Haye, yang juga miliki pengalaman sebagai kapten klub sebelumnya, membandingkan Idzes dengan pemain lain yang dimaksud pernah mengenakan ban kapten. Menurutnya, tiada semua pemain yang mana menjadi kapten mampu menunjukkan kesan kepemimpinan yang digunakan kuat.
“Hal itu yang mana terkadang terjadi pada seseorang ketika mereka menjadi kapten, hal itu juga berlaku di dalam level klub dan juga Jay tahu itu. Kamu itu seperti, sulit untuk menjelaskannya, namun kamu seperti menjadi kapten dengan alamiah,” kata Haye, dilansir dari kanal youtube The Haye Way, Akhir Pekan (29/12/2024).
“Ada momen ketika pemain yang tersebut mengenakan ban kapten namun merekan tidak ada benar-benar terasa seperti kapten sejati. Mungkin akibat pemain lain dapat meninjau bahwa dia bereaksi dengan berbeda dan juga tak terasa alamiah,” sambungnya.
Haye juga sanggup dibilang merupakan pemain senior dan juga beberapa kali menjadi kapten tim, khususnya pada waktu masih membela SC Heerenveen. Gelandang berusia 29 tahun itu tiada menampik bahwa dirinya mampu untuk mengemban tugas menjadi pemimpin di dalam pada lapangan.
Hanya saja, Haye merasa kalau dirinya tak layak untuk memakai ban kapten. Dia mengungkapkan hal itu akibat emosinya masih kerap meledak-ledak sehingga tidaklah mencerminkan sebagai pemimpin tim. Karena menurutnya, individu kapten harus tetap saja tenang di menghadapi situasi apapun.
“Saya rasa saya mampu mengawasi dengan memberi contoh dengan bermain lalu berjuang tampil bagus. Saya rasa pada hal ini, saya dapat jadi role model. Juga ketika ketika sejumlah orang di tempat sekitar saya serta saya terlihat sibuk,” ungkapnya.
“Namun terkadang situasi kemudian jadi sulit bagi saya ketika saya emosional. Sulit untuk mengendalikan emosi. Saya rasa ketika menjadi kapten, maka orang itu harus mampu punya kendali lebih banyak ketika mengomunikasikan dengan semua orang,” tuntas Haye.




