Mengungkap Fakta Kesepakatan Buku Perceraian Pangeran Harry lalu Meghan Markle

JAKARTA – Pangeran Harry kemudian Meghan Markle bukan dapat bercerai lantaran nilai merekan adalah menjadi pasangan. Hal ini diungkap pribadi sumber di tempat sedang klaim bahwa Markle menawarkan buku pascaperceraian yang mana potensial.
Dikutip Page Six, sebuah cerita sampul Vanity Fair yang tersebut diterbitkan minggu lalu menuduh bahwa pasukan Duchess of Sussex diam-diam mengadakan pembicaraan dengan penerbit yang tersebut tiada disebutkan namanya untuk “mengukur minat” pada ide buku tersebut.
Namun, pribadi sumber yang dimaksud bekerja sebanding dengan pasangan itu menyatakan Meghan kemudian Harry tahu bahwa merekan terikat bersama. “Nilai mereka adalah menjadi pasangan — bahkan jikalau merek ingin berpisah, merekan tiada bisa. Dan sejujurnya, merekan terobsesi satu sebanding lain. Mereka hanyalah dua orang narsisis,” tutur sumber itu.
Orang pada lain yang mengetahui kesepakatan awal Pangeran Harry serta Markle menyatakan belum pernah mendengar apa pun tentang buku perceraian. Namun, tampaknya kesepakatan yang dimaksud dipublikasikan secara luas itu, awalnya diyakini mencakup buku-buku tentang “kepemimpinan” kemudian “kesejahteraan” — tampaknya telah lama menghilang secara diam-diam pasca memoar terlaris Harry, “Spare.”
“Mereka tambahan berharga jikalau bersama-sama. Mereka tak diuntungkan untuk berpisah — mereka memiliki semua kesepakatan bersama. Saya pikir kesepakatan Random House sangat mirip dengan kesepakatan Netflix: Netflix dengan segera berkata ‘Ya’ untuk semuanya lantaran dia ingin mendapatkan serial dokumenter [‘Harry & Meghan’]. Jadi dia berkata, ‘Oke, kami akan ambil acara ‘Polo’ kemudian mari kita lihat apa yang terjadi dengan acara gaya hidup Meghan,” kata orang pada penerbitan itu.
Sementara, sumber Vanity Fair dilaporkan mengklarifikasi bahwa buku yang disebut “perceraian” itu dimaksudkan untuk menceritakan tentang akibat perpisahan dari Harry, tidak tentang suami pertama Markle, Trevor Engelson, yang tersebut diceraikan oleh bintang “Suits” itu pada 2014.
Laporan Vanity Fair mencatatkan bahwa buku yang disebutkan tidaklah menandakan bahwa Sussex akan cerai, tetapi dimaksudkan untuk mengawasi apakah penerbit akan “secara teoritis tertarik” apabila perceraian benar-benar terjadi.
Menurut VF, penerbit tidak ada pernah mengajukan penawaran dan juga tidaklah ada naskah yang mana diproduksi lantaran tidak ada ada perceraian yang tersebut perlu ditulis. Namun, ada pembicaraan tentang Harry yang dimaksud membagi memoarnya menjadi dua bagian sebelum ia memutuskan untuk menyimpannya di satu buku, di dalam mana Spare saat ini sudah terjual lebih tinggi dari 6 jt kopi pada seluruh dunia dan juga menjadi buku nonfiksi terlaris sepanjang masa, menurut Guinness World Records.
Pangeran Harry pun menanggapi prakiraan perceraian dalam DealBook Summit 2024 New York Times Desember lalu. “Tampaknya kami telah dilakukan membeli atau pindah rumah 10, 12 kali. Kami tampaknya sudah pernah bercerai kemungkinan besar 10, 12 kali juga. Jadi, apa?” ucapnya.




