10 pencetak gol tertua di sejarah Piala Planet

DKI Jakarta – Piala Planet bukanlah hanya sekali menjadi panggung adu strategi juga taktik antarnegara, tetapi juga arena para pesepak bola dunia menunjukkan kemampuan terbaik mereka, bahkan di dalam usia yang tak lagi muda. Tidak sedikit pemain senior yang digunakan tetap mampu mencetak gol serta mencatatkan namanya di sejarah kompetisi sepak bola terbesar di bumi itu.
Berikut ini adalah daftar 10 pencetak gol tertua di sejarah Piala Dunia, berdasarkan usia pada waktu merekan membobol gawang lawan:
1. Roger Milla (Kamerun) – 42 tahun 39 hari
Legenda Kamerun ini berubah menjadi pencetak gol tertua pada sejarah Piala Dunia. Ia mencetak gol pada waktu Kamerun menghadapi Rusia pada putaran penyisihan grup Piala Planet 1994 di dalam Amerika Serikat. Meski Kamerun kalah telak 1-6, gol Milla permanen abadi pada buku rekor FIFA.
2. Pepe (Portugal) – 39 tahun 283 hari
Bek sedang Portugal ini mencetak gol ketika menghadapi Swiss di sesi 16 besar Piala Planet 2022 pada Qatar. Gol sundulannya menyebabkan Portugal unggul 2-0, sebelum akhirnya menang besar dengan skor 6-1.
3. Cristiano Ronaldo (Portugal) – 37 tahun 292 hari
Superstar Portugal ini mencetak satu gol melalui penalti pada waktu berperang melawan Ghana pada fase grup Piala Planet 2022. Gol yang disebutkan turut membantu kemenangan Portugal dengan skor 3-2 sekaligus menjadikan Ronaldo pencetak gol dalam lima edisi Piala Planet berbeda.
4. Gunnar Gren (Swedia) – 37 tahun 236 hari
Gunnar Gren mencetak gol penting bagi Swedia di laga semifinal Piala Bumi 1958 berhadapan dengan Jerman Barat. Golnya menyebabkan Swedia unggul 2-1, dan juga akhirnya menang 3-1 untuk melaju ke final.
5. Cuauhtemoc Blanco (Meksiko) – 37 tahun 151 hari
Blanco berubah menjadi salah satu kunci kemenangan Meksiko berhadapan dengan Prancis 2-0 pada fase grup Piala Bumi 2010 di dalam Afrika Selatan. Golnya dicetak melalui eksekusi penalti, menegaskan perannya sebagai pemain senior yang masih tajam.
6. Felipe Baloy (Panama) – 37 tahun 120 hari
Felipe Baloy mencetak gol bersejarah untuk Panama pada waktu menghadapi Inggris pada Piala Planet 2018. Gol yang dimaksud merupakan yang digunakan pertama serta satu-satunya untuk Panama di kejuaraan tersebut, meskipun merek kalah 1-6.
7. Obdulio Varela (Uruguay) – 36 tahun 279 hari
Kapten legendaris Uruguay ini mencetak gol penting di perempat final Piala Planet 1954 berjuang melawan Inggris. Dengan kepemimpinannya, Uruguay menang 4-2 di pertandingan penuh drama.
8. Martin Palermo (Argentina) – 36 tahun 227 hari
Martin Palermo mencetak gol pada menit-menit akhir pada waktu Argentina menang 2-0 melawan Yunani pada fase grup Piala Bumi 2010. Gol yang disebutkan mempertegas peran pentingnya sebagai supersub pada skuat Argentina.
9. Georges Bregy (Swiss) – 36 tahun 152 hari
Bregy mencetak gol pembuka untuk Swiss ketika berjuang melawan Amerika Serikat di Piala Planet 1994. Meski laga berakhir imbang 1-1, namanya tercatat sebagai salah satu pencetak gol veteran ke kompetisi ini.
10. Olivier Giroud (Prancis) – 36 tahun 71 hari
Penyerang senior Prancis ini mencetak gol penting pada waktu menghadapi Inggris dalam perempat final Piala Bumi 2022. Gol sundulannya menjadi penentu kemenangan 2-1 kemudian mengantarkan Prancis ke semifinal.
Kehadiran para pemain senior yang digunakan tidak ada muda lagi, namun permanen mampu mencetak gol dalam Piala Global ini menunjukkan bahwa usia tidak penghalang untuk bersinar pada level tertinggi sepak bola. Semangat, pengalaman, lalu kecerdasan visi bermain menjadi kunci keberhasilan mereka itu mengukir sejarah dalam usia yang dimaksud bukan muda.
Artikel ini disadur dari 10 pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia




