Mobil Listrik Masa Depan? Suzuki eWX dan juga Wuling Light of ASEAN Curi Perhatian pada IIMS 2025!

JAKARTA – Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 tiada cuma menjadi kompetisi peluncuran mobil-mobil baru. Tapi, juga jadi panggung bagi pengembangan dan juga teknologi masa depan melalui mobil konsep.
Dua mobil listrik konsep yang tersebut mencuri perhatian pengunjung adalah Suzuki eWX lalu Wuling Light of ASEAN. Keduanya menawarkan konsep berbeda untuk mobilitas masa depan.
1. Suzuki eWX: Small SUV Minimalis dengan Desain Futuristik

Suzuki eWX hadir dengan konsep kei-car, mengusung filosofi desain mudah juga segar. Sepintas, mirip dengan Suzuki Karimun tapi versi elektrik. Mobil konsep yang dimaksud memadukan estetika minimalis dengan sentuhan ekspresif, menciptakan tampilan yang dimaksud unik.
Dimensi eWX tergolong ringkas. Panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, juga tinggi 1.620 mm. Garis bodi tegas serta desain LED horizontal memberi kesan futuristik.
Interior eWX dirancang mengedepankan ergonomis untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pengemudi serta penumpang, meskipun dimensinya mungil. Suzuki mengklaim bahwa eWX memiliki keseimbangan antara kelincahan kemudian kenyamanan, menjadikannya ideal untuk mobilitas perkotaan.
Meski spesifikasi lengkapnya belum diumumkan, Suzuki eWX diklaim mampu menempuh jarak 230 km pada sekali pengisian daya.
2. Wuling Light of ASEAN: Sportcar Futuristik dengan Aerodinamika Canggih

Wuling Light of ASEAN melakukan debut perdananya dalam Indonesia pada turnamen IIMS 2025. Indonesia menjadi negara pertama di tempat luar China yang dimaksud menampilkan mobil listrik bergaya sportcar ini.
Light of ASEAN menonjolkan desain futuristik dengan struktur cross-star cone pada bagian depan, pintu sayap camar, serta spoiler belakang. Salah satu inovasinya adalah teknologi Ultra-low Aerodynamic Drag yang mana diklaim mampu menekan hambatan angin hingga hanya saja 0,18 Cd.
Interior Light of ASEAN dirancang dengan konsep Zero Gravity Dual Mode Cabin. Desain mode ganda memisahkan area pengemudi dan juga penumpang. Sementara kursi tanpa gravitasi dengan keseimbangan hidrolik memberi sensasi berkendara lebih besar santai. Sistem kontrol ala kokpit pesawat lalu audio independen semakin menambah kenyamanan serta keunikan mobil konsep ini.
Kedua mobil konsep ini menunjukkan visi kemudian pembaharuan para produsen otomotif di mengembangkan kendaraan listrik masa depan yang mana bukan semata-mata ramah lingkungan, tetapi juga menawarkan desain kemudian teknologiyangmenarik.




