Siap Melesat Kencang di area ARRC, 4 Jagoan Astra Honda Turun dalam Final Kejurnas MRS 2024

Empat atlet sepeda Astra Honda Racing Team (AHRT) akan turun pada putaran final Kejuaraan Nasional, Mandalika Racing Series (MRS) pada Sirkuit Internasional Mandalika, akhir pekan ini. Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Veda Ega Pratama kemudian Rheza Danica Ahrens akan bersaing pada kelas Nasional 600.
Keikutsertaan atlet sepeda AHRT di tempat MRS ini bukanlah sekadar mengejar prestasi semata. Namun Kejurnas ini mampu menjadi momen persiapan mereka itu untuk tampil kencang serta maksimal di menghadapi putaran final Asia Road Racing Championship (ARRC) dalam Buriram, Desember mendatang.
Kedua atlet sepeda andalan AHRT yang bersaing di tempat ARRC kelas AP250, yakni Herjun lalu Ramadhipa mempunyai kans yang mana identik pada menjuarai kompetisi ini. Menggunakan CBR600RR, para peserta balap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini semakin kuat melatih performa dan juga fisik merekan untuk bertarung dalam kelas AP250 pada ARRC putaran terakhir yang akan menjadi penentu perebutan gelar kejuaraan juara Asia.
“Mandalika Racing Series sangat penting buat persiapan saya jelang final ARRC Buriram. Ini adalah adalah kesempatan saya memberikan kebanggaan untuk Indonesia pada menangguhkan akhir tahun ini. Bersaing pada kelas Nasional 600 akan jadi modal yang dimaksud kuat untuk saya dalam ARRC kelas AP250 untuk belajar menggunakan motor yang dimaksud lebih lanjut besar. Saya akan semakin mudah menaklukkan kencangnya CBR250RR yang mana menyokong performa saya pada ARRC kelas AP250,” ujar Herjun.
“Saya masih punya beberapa balapan sisa yang digunakan harus saya hadapi. Salah satunya adalah final ARRC Buriram. Saya harus menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Selain memiliki prospek juara Asia, saya ingin memberikan penampilan terbaik dalam Buriram. Performa CBR250RR sudah ada sangat menunjang, saya pun harus bisa saja tampil maksimal. Sambil proses pemulihan kaki kanan yang dimaksud cidera pada Motegi, saya istirahat dari balap MRS dan juga fokus menjaga kebugaran untuk bisa jadi memberikan penampilan terbaik pada sisa balapan yang mana harus saya hadapi,” sahut Ramadhipa, atlet sepeda selama Sleman, Yogyakarta.
Sementara Adenanta, Veda dan juga juga Rheza yang digunakan memang benar bersaing di dalam kompetisi ARRC kelas supersports (SS) 600 akan memanfaatkan peluang kompetisi Kejurnas MRS ini untuk memaksimalkan kemampuannya di tempat arena balap kemudian mengkalibrasi performa optimalnya.
“Meskipun saya sudah ada memasuki tahun kedua balapan di area ARRC pada kelas SS600, pengasahan kemampuan balap di dalam MRS menggunakan CBR600RR sangat memberi berarti bagi saya. Hal ini adalah bagian persiapan saya untuk sanggup raih hasil maksimal dalam ARRC Buriram nanti,” ujar Adenanta.
“Bagi saya, putaran Buriram sangat penting buat saya. Ajang ini menjadi tolak ukur kemajuan saya di menaklukkan motor besar 600cc. saya akan mencoba tampil maksimal dan juga kesempatan dalam MRS ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya,” timpal Veda.
“Saya belum meraih hasil yang digunakan sesuai harapan dalam ARRC. Putaran terakhir nanti akan jadi kesempatan untuk saya. Modal latihan dalam seri MRS ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya,” imbuh sang juara AP250 musim 2023, Rheza Danica.
Putaran Final ARRC akan berlangsung pada 7-8 Desember 2024 di tempat Buriram International Circuit, Thailand. Pebalap AHRT miliki kans pada perolehan tittle juara baik di area kelas AP250 maupun SS600.




