Sampai Berjumpa di area Surganya Allah: Pesan Menyentuh Rachmat Irianto untuk Mendiang Bejo Sugiantoro

Duka mendalam menyelimuti Rachmat Irianto . Pemain Timnas Indonesia ini kehilangan ayah tercintanya, Bejo Sugiantoro, pada Selasa (25/2/2025). Melalui akun Instagram pribadinya, Rian, sapaan akrabnya, menyampaikan arahan menyentuh sebagai ungkapan rasa kehilangan.
Tak hanya saja instruksi menyentuh, Rian juga membagikan momen-momen kebersamaannya dengan sang ayah. Salah satu foto menunjukkan Rian menangis pada samping jenazah Bejo Sugiantoro yang mana telah terjadi ditutupi kain cokelat.
Unggahan Rian ini pun dibanjiri ucapan belasungkawa dari para penggemar juga rekan-rekan sesama pesepak bola. Mereka turut merasakan kesedihan yang dialami Rian kemudian memberikan dukungan moral.
Hingga pada waktu ini, Kamis (27/2/2025), postingan yang disebutkan telah disukai (like) sebanyak 152 ribu kemudian 6.920 komentar. Kepergian Bejo Sugiantoro meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan juga dunia sepak bola Indonesia. Bejo Sugiantoro dikenal sebagai mantan pemain sepak bola nasional.
Berikut Pesan Menyentuh yang dimaksud dituliskan Rachmat Irianto
Hai kebanggaanku….
“Mati urip yo balbalan” begitu cintanya engkau dengan profesimu, begitu pula dedikasimu untuk sepakbola ini ayah…
Secepat itu ayah pergi ninggalin aku…
ayah juga menghentikan usia dengan cara kesenangan juga kecintaanmu yaitu bermain sepakbola…
Ternyata aku baru tersadar ayah…
Cederaku ini memberi firasat bahwa aku harus cepat kembali untuk bertemu ayah dengan waktu yang dimaksud singkat ini ayah…
Ayahh baikk banget udah ngasih waktu 2 minggu buat mandiin rian ngerawat rian waktu rian sakit…
Gaada gunanya dunia ini rasanya…
Sakit sekaliii ditinggal ayah dengan cara seperti ini…
Ayahh inget ga? Kita punya mimpi yang sebanding serta cuma kita berdua yang digunakan tahu apa mimpi itu..
Sekarang aku sendirii ayah..
aku akan wujudkan mimpi itu sampai aku mendapatkannya…
Terimakasih banyak ayah telah bangga kepadaku….
walaupun ayah selama hidup tiada pernah berucap kepadaku “aku bangga sejenis kamu nak” tidaklah pernah terucap dari bibirmu yah..
Tetapi tangis air matamu memberikan sinyal bahwa ayah bangga padaku…
Begitu bangganya aku dengan ayah…
Ayah sejumlah dijadikan contoh anak” muda..
Jika orang bertanya siapa idolamu? Aku jawab dengan lantang ayah “BEJO SOEGIJANTORO” itu idolaku..
Ayah kata” banggaku tidak ada cukup untuk menghiasi disini terlalu banyak yang tersebut harus aku ucapkan…
Sekali lagii ayah terimakasih sejumlah telah membawaku sejauh ini menjadi laki” yang dewasa, menjadi laki” yang dimaksud tanggung jawab, menjadi laki” kuat…
Kehilangan sosok ayah adalah patah hati terbesarku…
Terimakasih sejumlah kebanggaanku..
Cium peluk dari sangat jauh ayahh…
Sampai berjumpa disurganya Allah aamiin..
Aku sayang ayahhhhh
Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa fuanhu
“Ya Allah berikah ampunan kepadanya, sayangilah ia, jagalah ia dan juga maafkan ia”




