Konspirasi Loloskan Negara Timur Tengah ke Piala Global 2026 Dibongkar Coach Justin

Justinus Lhaksana atau biasa dikenal dengan Coach Justin dengan tegas menuding Federasi Sepak Bola Asia (AFC) tiada jelas. Pernyataan itu disampaikannya usai kemenangan Timnas Indonesia yang dimaksud sudah ada berada di dalam depan mata ‘dirampok’ lewat gol pemain Bahrain, Mohamed Marhoon pada menit 90+9′ di area Stadion Nasional Bahrain, Hari Jumat (11/10/2024) dini hari WIB.
Peristiwa yang dimaksud memantik emosi penggemar sepak bola Indonesia itu terjadi pada laga fase Grup C Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia. Pada pertandingan itu seharusnya Skuad Garuda mencetak kemenangan bersejarah, namun dibatalkan oleh tindakan kontroversial Ahmed Al Kaf yang mana tak meniup peluit berakhirnya pertandingan.
Dugaan persekongkolan AFC dengan kelompok yang mana berasal dari duta Arab menarik perhatian dunia. Bahkan Coach Justin secara terang-terang mengatakan AFC tidaklah jelas juga sejumlah Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN).
“Bukan berkali-kali, bertahun-tahun gw bilang, AFC ini enggak jelas. Banyak KKN-nya pada dalam. Saat menghadapi negara Arab, lo enggak pasang wasit Arab. oleh sebab itu kalau kita mendapat wasit Arab bertemu negara Arab 95 persen kita dicurangi,” tegas Coach Justin dikutipkan dari podcast Youtube pribadinya dengan judul: “AFC Mafia Kembali Berulah. 3 Points Kita Dirampok Oleh Wasit”, Hari Sabtu (12/10/2024).
“Itu telah berkali-kali terjadi. Kenapa? Lo enggak pakai wasit yang dimaksud enggak se-grup. Kan masih ada wasit yang bagus juga, kenapa harus wasit dari Oman, yang notabene tetangganya. Kan kalian tahu semua secara bukan secara langsung pasti ada kongkalikong kemudian lain-lain. Kita benar-benar dirampok,” sambungnya.
Coach Justin meyakini kejadian seperti ini akan terus terulang. Hal ini disebabkan lantara Presiden AFC ketika ini, yakni Salman bin Ibrahim Al Khalifa berasal dari Bahrain.
“Lo enggak bisa jadi ngapa-ngapin akibat mafia di tempat AFC ini sudah ada bertahun-tahun. AFC dikuasai dari orang Timur Tengah dan juga dari dulu sampai sekarang jangan berharap orang Indonesia atau Malaya menjadi Ketua AFC. Yang dikerjai kelompok tang baru nongol ini yang tersebut sepadan. Ini adalah yang dimaksud dikerjain.”
Di sisi lain, Coach Justin menyoroti emosi dari pemain Timnas Indonesia. Dia menyadari apabila para pemain sulit mengontrol hal itu, namun perlu diingat bahwa jikalau ini terulang di dalam laga berikutnya. Tentunya, tambah pria berkacamata tersebut, ini sangat merugikan buat Timnas Indonesia.




