Bekerjasama Jennie BLACKPINK dan juga Diplo Picu Perdebatan, sang Produser Terseret Kasus Pelecehan Seksual

JAKARTA – Jennie BLACKPINK mungkin saja menikmati kesuksesan album solonya, Ruby, tetapi album yang dimaksud juga mengundang kontroversi. Perdebatan terbaru seputar album yang disebutkan adalah kolaborasi Jennie dengan produser Amerika, Diplo, yang mana mengambil bagian memproduksi “Like Jennie.”
Postingan terbaru di dalam Nate Pann menjadi merebak setelahnya mempertanyakan mengapa Jennie bekerja dengan orang bermasalah, seperti Diplo, mengingat sejarah panjang dugaan pelecehan seksual yang dimaksud dilakukannya.
Dikutip Koreaboo, poster asli menunjukkan bahwa produser yang disebutkan dituduh mendistribusikan konten porno balas dendam juga terjerat di gugatan hukum terkait hal yang digunakan identik pada 2024.
Selain itu, mantan pacarnya, Shelly Auguste, juga telah lama menggugatnya, menuduhnya melakukan penyerangan seksual, pemukulan, pencemaran nama baik, kemudian penipuan.
Menurut dokumen hukum yang bocor, Diplo pertama kali menghubunginya ketika beliau berusia 17 tahun serta beliau berusia 42 tahun, memohonkan foto telanjangnya. Korespondensi daring merek berlanjut dengan cara itu hingga mereka pertama kali bertemu pada tahun 2018 ketika ia berusia 21 tahun.
Auguste mengklaim bahwa pasca pindah ke Los Angeles, Diplo memaksanya melakukan tindakan seksual. Ketika tuduhan ini menjadi publik, rapper Azealia Banks angkat bicara menentangnya, mengakui bahwa ia miliki hubungan seksual dengan Diplo ketika beliau berusia 17 tahun dan juga Diplo berusia 30-an. Dia dikutipkan menyatakan bahwa produser itu setiap saat mengejar “gadis-gadis etnis muda.”
Postingan poster itu sudah pernah menarik perhatian signifikan dengan lebih tinggi dari 45.000 penayangan pada ketika penulisan. Namun, komentar-komentar yang dimaksud berpendapat bahwa Jennie secara khusus menjadi sasaran postingan tersebut, meskipun Diplo sudah pernah bekerja dengan artis K-Pop lainnya dalam masa lalu. Beberapa berpendapat bahwa kritik yang disebutkan seharusnya semata-mata ditujukan untuk Diplo juga bukanlah Jennie.
“Kalian bukan menyalahkan para pria penjahat seks, tetapi malah mengumpat para wanita yang berdiri di area samping mereka,” tulis netizen.
“Diplo bekerja dengan Jungkook di dalam ‘Closer to You’ serta bahkan miliki beberapa lagu dengan G-Dragon. Tapi kalian akan seperti ini belaka pada orang idola wanita, cuma pada Jennie, kan? Tolong dengarkan ‘Like Jennie’ tambahan sering,” tulis netizen.




