Kandang Sapi Perah Rakyat Beroperasi dalam Pasuruan, Bangkitkan Industri Susu Lokal

JAKARTA – Industri susu lokal saat ini mendapatkan perhatian ekstra dari pemerintah usai kandang sapi perah rakyat resmi beroperasi di tempat Pasuruan, Jawa Timur. Peresmian ini juga disertai aksi minum susu bersatu Menteri Koordinator Sektor Pangan, Zulkifli Hasan, dengan penduduk Pasuruan kemudian anak sekolah yang berjumlah 2.000 orang, di rangka menyokong kegiatan makan bergizi gratis bagi anak Indonesia.
Lebih lanjut, mengenai perkembangan sektor susu lokal, kandang sapi perah rakyat nantinya bisa jadi dimanfaatkan oleh peternak dengan kapasitas sebesar 500 ekor. Zulhas juga menyebutkan tentang keinginannya pada mewujudkan swasembada susu untuk mencapai kemandirian pangan di dalam Indonesia dengan menjanjikan impor 100.000 ekor sapi perah dari Amerika juga Australia untuk gabungan koperasi susu Indonesia.
Hal yang disebutkan diadakan untuk meningkatkan populasi susu perah agar ketergantungan impor susu dapat dikurangi. Selain itu Zulkifli Hasan bahwa pemerintah sudah siap mengatur kuota susu impor. “Komoditi susu memang benar masih diberikan kuota, tapi akan diatur dengan baik, sistemnya akan diatur,” ungkap Zulhas pada keterangannya, dikutip, Hari Sabtu (21/12/2024).
Dia menjelaskan, produksi susu lokal nantinya dapat terserap maksimal dan juga hal ini berada dalam diusahakan oleh Kementerian Koordinator Lingkup Pangan melalui Kementerian Pertanian (Kementan) juga Kementerian Perdagangan (Kemendag). “Kementan akan memberikan rekomendasi terhadap importir susu dengan banyak syarat, seperti keharusan di membeli lalu mengakomodasi susu dari peternak lokal,” tambah Zulhas.
Apabila tidak ada dipatuhi, maka izin rekomendasi impor susu tidaklah akan dikeluarkan oleh Kementan. Dengan begitu, langkah ini pun berdampak baik untuk melindungi para peternak susu lokal tanah air. “Kalau mau impor susu itu harus ada izin rekomendasi dari Kementan. Kementan tidak ada akan memberikan rekomendasi jikalau importir tiada mau membeli dari susu lokal,” ucapnya.
Mantan Mendag itu juga menekankan tentang faktor utama permintaan susu lokal adalah inisiatif makan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah kemudian ibu hamil. Presiden Prabowo juga dikabarkan segera menerbitkan Perpres untuk Peternak Sapi untuk
mendukung kesuksesan inisiatif unggulan ini.
“Jika produksi susu di negeri meningkat, kita tak semata-mata akan menghurangi ketergantungan impor, tetapi juga memberikan faedah perekonomian bagi peternak lokal,” tutupnya.




