7 Bagian yang digunakan Wajib Dicek pada waktu Servis Motor Jangan Sampai Dilewatkan

JAKARTA – 7 Bagian yang dimaksud wajib dicek ketika servis motor membutuhkan ketelitian. Selain haru rajin-rajin menjadwalkan service yang digunakan rutin dan juga berkala ternyata terdapat beberapa komponen atau spare part yang digunakan punya masa expired atau bukan bisa saja digunakan pada jangka panjang.
Jika tiada mengganti komponen-komponen tersebut, sepeda gowes motor yang dimaksud biasa kerap kita pakai sehari-hari akan mengalami mogok hingga kerusakan fatal yang digunakan kerap tak kita sadari dikarenakan kurang memperhatikan jadwal service rutin lalu ganti spa
Apa Saja yang Harus Diservis pada Motor?
1. Ganti Oli Mesin
Oli mesin berfungsi sebagai pelumas, pendingin, serta pelindung mesin. Itu sebabnya, kamu perlu rutin mengganti oli sesuai jarak tempuh yang tersebut tercapai. Biasanya, biaya yang dimaksud perlu kamu bayar, meliputi biaya pembelian oli (harga tergantung merek) serta biaya jasa ganti olinya.
2. Ganti Oli Gardan
Pengguna motor matic wajib rutin ganti oli gardan. Mengingat fungsi oli gardan untuk melumasi gear yang mana ada pada Continuously Variable Transmission (CVT). Waktu penggantiannya menggunakan rumus 2x ganti oli mesin, kemudian baru dibarengi dengan 1x ganti oli gardan.
3. Busi
Busi adalah part atau bagian di tempat motor yang digunakan fungsinya untuk mengubah aliran listrik koil menjadi percikan api sehingga mesin dapat menyala. Jika busi tak berfungsi baik, maka bisa saja menyebabkan motor sulit dinyalakan. Untuk itu diperlukan penggantian busi.
4. Kampas Rem
Keamanan dan juga keselamatan berkendara menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Salah satu komponen pada motor yang mana besar pengaruhnya pada keselamatan, yaitu sistem pengereman. Jika kampas rem sudah ada tipis, rem pun jadi kurang pakem, dan juga bisa saja menyebabkan bahaya kecelakaan. Inilah alasan penting kondisi kampas rem harus selalu dicek ketika melakukan service motor.
5. Filter Udara
Fungsi filter udara adalah menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran agar jangan sampai ada kotoran yang tersebut masuk, kemudian menyumbat sistem injeksi serta karburator. Biasanya, pemeriksaan akan diadakan terlebih dahulu, sebelum mekanik memutuskan, apakah filter udara masih mampu dibersihkan atau harus diganti.
6. Aki atau Accu
Tegangan pada aki idealnya berada pada 12,3-12,6 Volt pada kondisi mesin mati. Sementara apabila mesin menyala, maka tegangan aki berada pada 13,7 – 14,2 Volt. Nah, kalau tegangan aki tak sesuai ketentuan tersebut, ditemukan ada kebocoran, atau kondisi terminal berkarat, mau tidaklah mau mekanik harus melakukan pemeriksaan detail. Kondisi aki yang mana sudah ada tiada layak harus segera diganti agar kamu tetap saja mampu menggunakan motor dengan nyaman.
7. Ban
Pemeriksaan ban juga penting lho serta perlu diadakan secara berkala. Bahkan seharusnya, kamu memeriksa kondisi ban terlebih dahulu sebelum menggunakan motor. Namun pada ketika service motor, mekanik akan memfokuskan pemeriksaan pada tekanan udara dalam pada ban, kondisi ban secara keseluruhan (bannya gundul atau tidak), dan juga sebagainya.




