Nasional

Inggris dan juga Prancis Siap Pimpin Koalisi untuk Kerahkan Tentara ke negeri Ukraina

LONDON – Awal Menteri (PM) Inggris Keir Starmer telah terjadi mengumumkan bahwa London lalu Paris siap menjadi pemimpin “koalisi yang bersedia” untuk memberikan dukungan militer untuk Ukraina.

Dukungan yang dimaksud termasuk pengerahan tentara dan juga pesawat militer, yang bertujuan untuk mengamankan kedudukan Kyiv pasca kesepakatan damai dengan Wilayah Moskow tercapai.

Selama pertemuan puncak darurat dalam London pada hari Minggu, setelahnya kunjungan Presiden negara Ukraina Volodymyr Zelensky ke Washington yang mana berakhir dengan kekacuan, Starmer menekankan perlunya Uni Eropa juga sponsor lainnya untuk forward dan juga mengambil peran utama di menggalang Kyiv.

Meskipun mengakui bahwa beberapa negara bukan banyak berkontribusi, ia menegaskan bahwa merek yang dimaksud bersedia harus bertindak dengan segera.

“Tidak semua negara akan merasa mampu berkontribusi, tetapi itu bukan berarti kita tinggal diam,” katanya.

“Sebaliknya, merek yang mana bersedia akan mengintensifkan perencanaan sekarang dengan urgensi yang mana nyata. Inggris siap memperkuat ini dengan mengerahkan pasukan di area darat dan juga pesawat dalam udara, sama-sama dengan negara lain,” imbuh Starmer, yang tersebut dilansir Russia Today, Awal Minggu (3/3/2025).

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa pasukan Eropa hanya sekali akan dikerahkan pasca situasi pada darat aman bagi mereka.

Dia mengusulkan gencatan senjata sementara pada udara, pada laut, lalu pada infrastruktur energi selama sebulan—sebuah gagasan yang dimaksud sebelumnya dikecam Ibu Kota Rusia sebagai taktik Barat untuk mempersenjatai kembali lalu meningkatkan kekuatan Kyiv.

“Tidak akan ada pasukan Eropa dalam tanah negara Ukraina pada beberapa minggu mendatang,” kata Macron pada sebuah wawancara dengan Le Figaro.

Related Articles

Back to top button