Haruskah Oleksandr Usyk Atau Tyson Fury Gantung Sarung Tinju Sekarang?

Haruskah Oleksandr Usyk atau Tyson Fury untuk menggantung sarung tinju setelahnya pertarungan ulang? Apakah sekarang saatnya bagi Tyson Fury atau Oleksandr Usyk untuk meninggalkan ring tinju?
Pertanyaan ini mengemuka pasca kedua petarung kelas berat yang digunakan salah satunya mantan juara dunia itu bertarung ulang pada akhir pekan lalu. Dari duel ulang tersebut, keduanya tidaklah miliki sesuatu yang digunakan tersisa untuk dibuktikan lagi.
Hanya sebab faktor Arab Saudi yang mempunyai berbagai uang untuk mengadakan pertarungan besar yang disebutkan menyebabkan keduanya mampu bertarung lagi. Usyk juga menegaskan bahwa ia tak berniat untuk menggantungkan sarung tinjunya. Warisannya telah lengkap dan juga tidak ada ada orang pun yang tersebut dapat mengalahkannya pada waktu ini yang digunakan dapat menambahnya.
Usyk ketika ini dengan mengalahkan para juara dunia kelas penjelajah serta kelas berat, tak ada yang tersebut ingin dibuktikan lagi. Ya, dengan rekor 23-0 (14 KO) Usyk menjadi juara tak terbantahkan di dalam kelas penjelajah kemudian kelas berat. Sejarah inilah yang digunakan sulit dihadiri oleh petinju elite lainnya.
Sebaliknya, Fury harus melakukan penyesuaian mental untuk menjadi aktor pendukung kemudian Sypsy King sulit melakukannya dengan baik. Namun, ia juga memiliki keinginan yang digunakan kuat untuk menjadi pusat perhatian, kemudian banyak orang di dalam sekitarnya telah dilakukan menekankan betapa menyedihkannya Fury ketika ia bukan bertinju.
Namun, dengan prestasi kemudian popularitas merekan di dalam ring tinju, mereka itu dapat memunculkan lebih besar berbagai uang lalu dilihat oleh lebih banyak berbagai orang daripada sebelumnya. Mereka telah lama bekerja seumur hidup untuk menciptakan warisan ini, kemudian pada saat ini saatnya mereka menuai hasilnya.
Rasanya seolah-olah kedua petarung telah lama kehilangan satu langkah pada pertandingan ulang ini, namun Usyk dianggap sebagai petinju kelas berat terbaik sejak Lennox Lewis. Fury adalah karakter yang dimaksud memproduksi sejumlah orang terpesona untuk mengamati apa yang mana akan ia lakukan selanjutnya.
Kini, keduanya sangat kaya serta tak ada lagi yang tersebut perlu dibuktikan. Bagi setiap petinju, akan tiba saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal yang tersebut sempurna, serta bagi Usyk, inilah saatnya. Pergi sekarang juga warisannya tiada akan aman; bertahan serta kemungkinan besar ia akan tersingkir. Namun dengan uang yang digunakan dapat diperoleh pada kelas berat, pensiun sekarang atau tidaklah akan menjadi sebuah kejutan.




