7 Kawasan Industri Siap Jadi Gerbang Pengembangan Usaha Industri Manufaktur Global

JAKARTA – PT Danareksa (Persero) terus menyokong perubahan fundamental tujuh kawasan bidang di dalam Holding BUMN Danareksa untuk meningkatkan kekuatan peran strategis sebagai salah satu katalisator pada menyokong proses pengolahan lebih lanjut serta penyerapan tenaga kerja.
Tujuh kawasan lapangan usaha yang berada di area bawah naungan Holding BUMN Danareksa atau Danareksa Industrial Park tersebar dalam berbagai wilayah strategis di dalam Indonesia, yaitu PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Ibukota Indonesia Industrial Estate Pulogadung, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Terpadu Batang, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, serta PT Kawasan Industri Makassar.
“Dengan total luas lahan 7.855 hektare, Danareksa Industrial Park menjadi kawasan lapangan usaha milik BUMN yang dimaksud terbesar di dalam Indonesia lalu siap untuk membantu inisiatif proses pengolahan lebih lanjut juga pengembangan sektor berorientasi ekspor,” ujar Corporate Secretary & CSR Holding BUMN Danareksa Agus Widjaja pada Selasa (28/1/2025).
Dia mengungkapkan holding BUMN Danareksa berjanji mewujudkan visi Asta Cita Presiden Prabowo yang mana menitikberatkan pada proses lanjut industri, penguatan dunia usaha nasional serta penciptaan lapangan kerja.
“Sebagai holding metamorfosis serta investasi, kami mempersiapkan Danareksa Industrial Park untuk menjadi gerbang penanaman modal manufaktur global dengan mengintegrasikan pengembangan kawasan bidang yang dimaksud modern, smart, and green dengan didukung oleh infrastruktur penunjang juga konektivitas terlengkap,” kata dia.
Hingga ketika ini, total nilai penanaman modal yang digunakan telah dilakukan masuk ke Danareksa Industrial Park mencapai USD10 miliar atau setara dengan Rp162 triliun kemudian sudah mengangkat lebih tinggi dari 300.000 lapangan kerja. Ke-7 kawasan lapangan usaha yang dimaksud juga sudah pernah didukung dengan akses jalan sepanjang total 154 kilometer.
“Dukungan infrastruktur dan juga konektivitas yang dimaksud baik diharapkan dapat memberikan dampak luas pada perekonomian, termasuk pemberdayaan rakyat lokal,” ucapnya.
Lebih lanjut, Danareksa Industrial Park, melalui tujuh kawasan industrinya, menghadirkan solusi komprehensif yang dimaksud dirancang untuk memenuhi beragam keinginan penanaman modal global. Setiap kawasan miliki keunggulan unik, meliputi bidang berteknologi tinggi, eco-industry untuk pengolahan Crude Palm Oil (CPO), zona pemrosesan ekspor, sektor tekstil, perikanan, agrobisnis, juga logistik yang mana berfokus pada penerapan ekonomi sirkular.
“Danareksa Industrial Park memiliki keunggulan pelayanan one-stop solution dari dukungan habitat yang digunakan ada di dalam Holding BUMN Danareksa dari jasa konstruksi, alternatif pendanaan, hingga Sistem Resi Gudang. Transformasi kemudian sinergi di area Holding BUMN Danareksa diharapkan semakin menguatkan langkah dan juga sumbangan kami di mewujudkan Indonesia sebagai pusat sektor ekonomi yang dimaksud kompetitif pada kancah global,” tutup Agus.




