Gabung Danantara, Bank-bank BUMN hingga Jasa Marga Kompak Alihkan Saham

JAKARTA – Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Penyertaan Modal Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani melakukan konfirmasi bahwa seluruh saham Seri B Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah ada dialihkan (inbreng) ke Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI.
Pengalihan yang disebutkan pasca Kementerian BUMN serta Danantara menunjuk BKI selaku Holding Operasional, perusahaan induk di area bawah Sovereign Wealth Fund.
“Memang itu telah di-inbreng-kan kemarin ya, oleh Pak Erick lalu juga oleh kami, oleh sebab itu memang benar ini juga untuk supaya prosesnya berjalan dengan baik juga benar gitu ya,” ujar Rosan ketika ditemui dalam kawasan Ibukota Selatan, Hari Senin (24/3/2025).
Soal alasan pemegang saham menunjuk BKI sebagai Holding Operasional, Rosan enggan menjelaskan lebih banyak jauh. Justru penunjukan perseroan sudah ada disepakati oleh pemangku kebijakan sebelumnya. “Dan itu nanti BKI itu bidang bidang usaha juga akan diturunkan ke bawah, sehingga itu akan menjadi holding untuk operasional di rangka konsolidasinya,” paparnya.
Penunjukan BKI selaku Holding Operasional ini ditandai dengan inbreng saham Seri B BUMN. Dasar hukum dari proses ini adalah Peraturan otoritas (PP) Nomor 15 Tahun 2025 per 21 Maret tahun ini. Beleid ini mengatur tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke di Modal Saham Korporasi Perseroan (Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia untuk Pendirian Holding Operasional.
Berdasarkan Keterbukaan Data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tersebut dipublikasi pada Mulai Pekan (24/3/2025), BUMN yang mana sahamnya di-inbreng-kan ke BKI di area antaranya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Lalu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), juga PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR).
Jasa Marga misalnya, mengalihkan 5,08 miliar saham Seri B atau 70 persen dari seluruh sahamnya untuk BKI untuk establishment Holding Operasional Danantara. Total modal dasar Jasa Marga tercatat Rp9,52 triliun, terdiri dari 19,04 miliar saham. Dari jumlah agregat itu, saham Seri B yang dialihkan ke BKI sebanyak 5,08 miliar saham miliki nilai nominal Rp2,54 triliun. Dengan inovasi tersebut, saham di portepel dari emiten operator jalan tol BUMN ini masih sebanyak 11,78 miliar saham atau senilai Rp5,89 triliun.




