Satryo Soemantri Kena Reshuffle Kabinet, Wamen Stella Christie Percaya Itu Terbaik untuk Bangsa

JAKARTA – Satryo Soemantri Brodjonegoro kena reshuffle kabinet yang digunakan perdana dilaksanakan Presiden Prabowo Subianto. Jabatan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains kemudian Teknologi (Mendikti Saintek) dijabat oleh Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Brian Yuliarto yang digunakan dilantik hari ini dalam Istana Negara, Jakarta.
Menanggapi hal itu, Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Tinggi, Sains, juga Teknologi Stella Christie percaya bahwa kebijakan Presiden Prabowo melantik Brian sudah ada baik untuk bangsa juga negara.
“Kami percaya langkah Pak Presiden itu adalah yang tersebut sangat terbaik untuk bangsa lalu negara. Dan beliau setiap saat menunjukkan tindakan yang mana akan sangat menguntungkan terhadap negara-negara kita. Jadi kami sebagai pembantu Bapak Presiden siap bergerak mirip dengan dukungan,” kata Stella dalam Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/2/2025).
Terkait reshuffle yang mana baru dilakukan, Stella menyampaikan tidak ada terpengaruh pada kinerja kementeriannya. “Tidak, kalau untuk kinerja, kami terus-menerus bantu menteri yang tersebut telah siap untuk mengatur keputusan. Terima kasih,” ungkapnya.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melantik Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, juga Teknologi (Mendikti Saintek) dalam Istana Negara, DKI Jakarta pada hari ini Rabu (19/2/2025). Brian dilantik menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Pelantikan Brian yang dimaksud berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 26 P Tahun 2025 Tentang Pemberhentian dan juga Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 juga akan menjalankan segala peraturan undang-undang dengan selurus-lurusnya,” demikian kutipan pengambilan sumpah yang tersebut dibacakan Prabowo yang digunakan disertai Brian.
“Demi Dharma bakti saya untuk bangsa lalu negara. Bahwa saya di menjalankan tugas jabatan akan menjujung etika jabatan berkerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” sambungnya.
Sementara itu, Brian Yuliarto menyangkal representasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masuk Kabinet Prabowo-Gibran. Pengganti Satryo Soemantri Brodjonegoro ini menekankan bahwa dirinya berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Saya dari ITB, saya dari ITB,” kata Brian di dalam Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/2/2025).




