Duel Benavidez, Canelo, Atau Beterbiev Mesin Uang Dmitry Bivol?

Juara dunia kelas berat ringan tak terbantahkan, Dmitry Bivol , saat ini sedang mengawaitu tawaran untuk pertarungan berikutnya melawan David Benavidez , Saul Canelo Alvarez , atau Artur Beterbiev . Publik tinju sudah ada tiada sabar untuk menyaksikan pertarungan Dmitry Bivol serta Artur Beterbiev, lantaran tidak ada ada satu pun dari pertarungan mereka yang dimaksud mendebarkan.
Gaya bertahan Dmitry Bivol, yang melibatkan pergerakan serta clinch yang tersebut konstan, menimbulkan kedua pertandingan yang dimaksud membosankan bagi para penggemar yang tersebut tambahan menyukai pertarungan aksi. Akan lebih banyak baik bagi olahraga ini jikalau David Benavidez (30-0, 24 KO) menjadi lawan Dmitry Bivol selanjutnya, lantaran ia lebih banyak baik pada mengejar daripada Artur Beterbiev.
Dmitry tiada tahu cara bertarung selain bergerak tanpa henti, lalu itu membutuhkan seseorang yang digunakan pandai memotong ring untuk memaksanya bertarung. Benavidez akan sangat cocok untuk pekerjaan itu. Beterbiev akan menang pada hari Hari Sabtu lalu jikalau beliau melemparkan lebih tinggi banyak pukulan pada waktu mengejar Bivol, namun ia mengawaitu terlalu lama. David Benavidez sangat jauh lebih lanjut siap untuk menghadapi petarung seperti itu oleh sebab itu ia telah terjadi menghadapi petarung yang tersebut suka menghindar sebelumnya kemudian sangat baik di menjebak mereka.
Turki Alalshikh berbicara tentang keinginan untuk melakukan trilogi antara Bivol (24-1, 12 KO) serta juara dunia kelas berat badan 79,3 kilogram yang dimaksud telah terjadi dilengserkan, Artur Beterbiev (21-1, 20 KO), namun nampaknya Dmitry akan menerima pertarungan mana pun yang tersebut memberikan bayaran paling besar. Pertarungan yang mana lebih besar baik bagi Turki adalah antara Beterbiev serta Benavidez. Hal ini adalah pertarungan yang digunakan terpencil lebih banyak baik bagi dunia tinju daripada pertarungan yang tersebut melibatkan Bivol. Dia tak menarik untuk ditonton, setidaknya bagi para penggemar pada Amerika Serikat.
Dia seperti Shakur Stevenson, serta orang Amerika tidak ada suka menonton orang yang dimaksud bertahan selama 12 ronde seperti itu. Di era olahraga ini, hiburan adalah raja, lalu sabuk juara bukan lagi penting. Selera penggemar sudah pernah berubah. Mereka sudah ada terlalu rutin ditipu oleh promotor yang tersebut cerdik, yang tersebut menggunakan strategi pertandingan yang mana cerdik untuk menipu para petarung yang mempunyai kekurangan untuk mengungguli peringkat juara dunia.
Keputusan kontroversial yang tersebut diberikan oleh pihak kiri kemudian kanan ketika ini memperburuk masalah, menimbulkan olahraga ini terkesan politis dan juga lebih besar terhadap bisnis. Banyak penggemar yang mana percaya bahwa Bivol tak pantas mendapatkan kemenangan Hari Sabtu waktu malam lalu, namun diberikan kemenangan akibat ada lebih besar sejumlah prospek uang yang sanggup didapatkan dengan menjadi juara daripada Beterbiev.
Yang penting ketika ini adalah pertarungan yang dimaksud melibatkan para petarung dengan gaya yang digunakan menarik yang digunakan dapat menarik perhatian. Bivol gagal memenuhi kriteria tersebut. Beterbiev lalu Benavidez memenuhinya. Semua pergerakan tanpa henti yang dimaksud dilaksanakan Bivol pada Hari Sabtu waktu malam lalu serta di pertarungan sebelumnya melawan Artur membuatnya menarik untuk ditonton oleh publik.
Dia baik-baik belaka jikalau ia tidaklah berada pada kartu PPV, namun ia tiada cukup menghibur untuk melawan Beterbiev, Canelo, atau Benavidez. Jika para penggemar peduli dengan sabuk juara di tempat era ini, kita akan memiliki superstar dalam setiap divisi, bukanlah hanya saja segelintir petinju. Para petinju yang dimaksud menjadi bintang mempunyai gaya yang dimaksud menarik. Bivol bukanlah tontonan yang dimaksud wajib ditonton.
Saul Canelo Alvarez sudah memiliki jadwal pertandingan melawan Terence Crawford pada tanggal 13 September, yang dimaksud disebut oleh Turki sebagai “Pertarungan besar.” Kecuali apabila Canelo Alvarez dapat dengan mudah mengalahkan Crawford yang dimaksud berusia 37 tahun, ia bukan akan dapat bertarung melawan Bivol.
“Tidak masalah. Trilogi [melawan Beterbiev], Benavidez, Canelo, atau seperti biasa, saya mengantisipasi tawaran, kemudian saya katakan, ‘Ya,” kata Dmitry Bivol di konferensi pers setelahnya pertarungan, berbicara mengenai pertarungan berikutnya setelahnya kemenangannya melawan Artur Beterbiev pada Hari Sabtu waktu malam di tempat Riyadh.




