Teknologi

Benarkah Len Sassaman Adalah Satoshi Nakamoto si Pencipta Bitcoin? Hal ini Buktinya!

JAKARTA – Sebuah film dokumenter HBO yang akan datang berjudul “Money Electric: The Bitcoin Mystery” dikabarkan akan mengungkap identitas asli Satoshi Nakamoto, pencipta misterius Bitcoin.

Film dokumenter yang disebutkan mengarah pada Len Sassaman, orang ahli kriptografi yang mana meninggal dunia 2011, sebagai sosok pada balik nama samaran Satoshi.

Siapakah Len Sassaman?

Len Sassaman lahir pada 9 April 1980. Ia adalah manusia ahli kriptografi kemudian pejuang privasi yang dimaksud berperan penting pada komunitas cypherpunk. Sassaman menemukan bakatnya di pemrograman pada usia muda serta mengejar karir di dalam bidang ilmu komputer.

Perjalanan Karir Sassaman

Benarkah Len Sassaman Adalah Satoshi Nakamoto si Pencipta Bitcoin? Ini adalah Buktinya!

Usia 18 tahun: Bergabung dengan Dunia Maya Engineering Task Force (IETF), organisasi yang bertanggung jawab mengembangkan fondasi internet modern.

1999: Pindah ke San Francisco Bay Area lalu bergerak di komunitas cypherpunk, termasuk berkontribusi pada mailing list cypherpunk di tempat mana Bitcoin pertama kali disampaikan oleh Satoshi Nakamoto.

Studi Lanjut: Melanjutkan studi di dalam Katholieke Universiteit Leuven di area Belgia di area bawah bimbingan ahli kriptografi ternama, David Chaum kemudian Bart Preneel.

Reputasi di area Area Kriptografi: Melalui penelitiannya dengan kelompok Computer Security and Industrial Cryptography (COSIC), Sassaman mendapatkan reputasi yang tersebut kuat pada bidang kriptografi kemudian teknologi peningkat privasi.

Tragedi kemudian Penghormatan

Pada 2011, Len Sassaman meninggal dunia. Sebagai bentuk penghormatan berhadapan dengan kontribusinya, sebuah obituari untuk Sassaman diabadikan pada jaringan Bitcoin.

Klaim Dokumenter HBO

Dokumenter HBO “Money Electric: The Bitcoin Mystery” menunjukkan bahwa Len Sassaman adalah pendiri Bitcoin, dengan mengutip latar belakangnya pada budaya cypherpunk sebagai bukti.

“Saya pikir orang-orang akan memperdebatkannya serta itu tak masalah. Itulah sifat dari ruang ini. Kami mempunyai tambahan berbagai bukti daripada yang dimaksud dapat kami masukkan ke pada film,” ujar Cullen Hoback, pembuat film di wawancara dengan Fast Company.

“Jika film ini adalah dokumenter, seharusnya netral hingga positif untuk BTCUSD, mengingat bahwa Len meninggal pada tahun 2011 (RIP),” beber Alex Thorn, kepala penelitian pada Galaxy Digital.

Perdebatan juga Spekulasi

Klaim pada dokumenter HBO ini tentu cuma memicu perdebatan juga prakiraan di tempat kalangan komunitas kripto. Beberapa orang meragukan klaim tersebut, sementara yang tersebut lain menganggapnya masuk akal.

“Len Sassaman adalah kandidat cocok untuk menjadi Satoshi, tetapi saya benar-benar berpikir itu adalah Hal Finney,” beber seseorang penggunaReddit.

Related Articles

Back to top button