Bongkar Skandal Tinju, Eddie Hearn Tuntut Juri Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol Diskors

Bongkar skandal tinju , promotor Eddie Hearn serukan hakim juri Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol diskors dari pertandingan tinju. Pertarungan turnamen kelas berat ringan tak terbantahkan antara Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol adalah pertandingan tinju tingkat tinggi lalu penuh semangat yang dimaksud berakhir dengan kontroversi, pada waktu Beterbiev meraih kemenangan bilangan bulat mutlak.
Dmitry Bivol (23-1, 12 KO) meninggalkan dari ronde pertama dengan awal yang tersebut kuat, namun Artur Beterbiev (21-0, 20 KO) tampil tambahan baik pada paruh kedua laga lalu para juri memberinya kemenangan dengan skor 116-112, 115-113, sementara juri ketiga memberikan skor 114-114. Sepuluh dari 12 ronde dinilai sama, pada waktu Beterbiev yang mana lebih lanjut sibuk mendaratkan 137 dari 682 pukulannya, sementara Bivol menyambungkan 142 dari 423 pukulannya.
Kepala Matchroom Boxing, Eddie Hearn, promotor Bivol, sangat kecewa dengan hasil tersebut. ”Kita telah dilakukan menyaksikan salah satu pertarungan terhebat kemudian contoh terbaik dari olahraga kita,” kata Hearn di konferensi pers pasca pertandingan dalam Arab Saudi.
”Saya tidak ada ingin merendahkan Artur Beterbiev, sebab ia adalah petarung yang luar biasa. Namun saya merasa muak bahwa setelahnya kerja keras seumur hidup, Dmitry Bivol bukanlah juara yang tersebut tak terbantahkan. Ia meraih kemenangan laga itu. Saya berjuang untuk menemukan seseorang yang digunakan tak memberi kemenangan bagi Bivol… Saya tak menyatakan bahwa ini adalah sebuah perampokan melawan sebuah keputusan. Namun saya tiada mengawasi bagaimana Anda dapat memberi Beterbiev enam ronde pada pertarungan itu.”
Hearn menyatakan bahwa juri selama Polandia, Pawel Kardyni, yang memberi nilai 116-112, ”seharusnya bukan pernah bekerja pada olahraga ini lagi.”
Manajer Bivol, Vadim Kornilov, menambahkan bahwa ”ketika [Kardyni] kembali dari Chechnya, ia harus diskors.”
Beterbiev terlihat merayakan kemenangannya bersatu Ramzan Kadyrov, kepala Republik Chechnya. Hearn menyatakan bahwa Turki Alalshikh, ketua Otoritas Kesenangan Umum pada Arab Saudi, sebelumnya telah dilakukan mengungkapkan bahwa apabila pertarungan berakhir dengan langkah yang mana salah, maka pertandingan ulang akan diadakan.
Alalshikh mengungkapkan pasca pertarungan bahwa ia pikir Bivol menang 115-113 serta bahwa ia akan mencoba untuk melakukan pertandingan ulang. ”Kami tahu beliau adalah orang yang mana memegang teguh kata-katanya,” kata Hearn tentang Alalshikh.
”Harus ada pertandingan ulang. Pertarungan apa lagi yang tersebut ada untuk Beterbiev? Itu adalah sebuah pertandingan tinju terbaik dan juga penampilan sempurna dari Bivol, serta anda tahu apa? Itu bisa jadi lebih banyak baik. Itu adalah sebuah pertunjukkan murni dari konsentrasi, kemampuan juga pertahanan, dengan beberapa serangan.”




