Megabuild Indonesia 2025 Usung Sinergi serta Inovasi

JAKARTA – Megabuild Indonesia, pameran materi bangunan dan juga pembangunan terbesar dalam Indonesia mengumumkan kolaborasi strategis dengan Synergy Indonesia juga juga Synergy Inarkos untuk menggalang pelaksanaan Megabuild 2025.
Kemitraan ini dirancang untuk menguatkan sikap Megabuild sebagai jaringan terpercaya yang dimaksud memacu inovasi, kolaborasi, juga keberlanjutan di tempat bidang material bangunan, desain interior, serta konstruksi.
Megabuild edisi ke-22 ini akan berlangsung pada 24-27 April 2025 di dalam Ibukota International Convention Center (JICC), dengan tema “Innovating for Sustainable Tomorrow”.
Presiden Direktur Panorama Media, Royanto Handaya menyampaikan apresiasinya untuk Synergy Indonesia dan juga Synergy Inarkos menghadapi kesempatan juga dukungan yang dimaksud diberikan untuk Megabuild Indonesia.
“Kami sangat menghargai kepercayaan yang diberikan oleh Synergy. Sinergi ini adalah wujud sinergi yang mana positif untuk menciptakan perubahan baru juga memperluas prospek di dalam bidang proses pembuatan Indonesia,” kata beliau pada hari terakhir pekan (24/1/2025).
Pada pertemuan gathering kemudian networking yang tersebut diselenggarakan baru-baru ini oleh Megabuild, lebih banyak dari 100 anggota Synergy juga pemain besar di dalam lapangan usaha materi bangunan, desain interior, infrastruktur, serta arsitektur hadir untuk menjalin koneksi strategis.
“Dengan pengalaman lebih lanjut dari 20 tahun, Megabuild telah lama terbukti menjadi sistem yang mana menciptakan prospek besar dalam bidang konstruksi. Kami sangat antusias mengupayakan anggota kami khususnya di area sektor material bangunan juga teknologi untuk memasarkan komoditas merekan melalui Megabuild Indonesia,” ujar Tamin Tanzil, selaku Koordinator Synergy Inarkos.
Sementara, Pendiri Synergy Indonesia Ismet Natakarmana menambahkan Pavilion Synergy akan menjadi salah satu daya tarik utama dalam Megabuild 2025, menampilkan konsep hijau yang mana inovatif.
“Kami mengundang para anggota untuk berpartisipasi, lantaran acara ini adalah kesempatan besar dengan lebih tinggi dari 50.000 pengunjung,” jelasnya.




